Buku lagi!
“Teman-teman yang baik,
Alhamdulillah, seri cerita rakyat dunia diputuskan terbit.
Ini pemberitahuan cepat dari manajer pengembangan produk,
nanti pemberitahuan resmi, spp dan lain-lain berkaitan dengan
penerbitan akan saya susulkan. Harap sabar dan tidak usah ditunggu.
Kami akan mengurus dengan sebaik-baiknya. Terus saja menulis
sesuai program dan rencana masing-masing.
Mohon teman-teman yang menulis buku-buku tersebut
absen di komentar, agar saya ngecek bila ada yang terlewat
atau belum masuk list atau catatan saya.
Tidak perlu menyebutkan judul”.
Salam dan teruslah menulis.
Ari Kinoysan Wulandari
Griya Kinoysan
Begitulah postingan mbak Ari Kinoysan di wall grup Penulis Bacaan Anak yang aku ikuti…hadehhh betapa aku langsung terlonjak senang dengan berita itu. Kalau lancar, buku ketigaku akan terbit! Buku Cerita Rakyat Jerman! Duhaiii.. senengnya…
Meskipun mungkin masih menunggu kabar yang pasti dari penerbit tentang perlu tidaknya naskahku direvisi….yang jelas aku sudah lega duluan. Kalaupun ada revisi, pasti akan kukerjakan sebaik-baiknya…Terima Kasih mbak Ari!
Sementara itu beberapa hari sebelumnya, pengumuman pemenang nominasi audisi antologi horor di Pena Grage Community juga menyebut naskahku sebagai salah satu nominatornya. Fitria Pratnasari, admin dari grup itu memposting sebagai berikut:
MOHON DOA RESTU
gragers, mudahan-mudahan proyek The Real Grage Haunted kita yang pertama berjalan lancar ya? kini sudah masuk dapur redaksi
beberapa cerita keren harus revisi baik isi maupun judulnya untuk kepentingan penerbitan. selanjutnya diserahkan pada pihak penerbit. berikut ini naskah yang kemarin sempat masuk dalam event ini:
… 1. Mawar Berdarah – Fitria Pratnasari
2. Brain Of The Death – Intan Rahayu
3. Misteri 33 – Dee Dayantri
4. Sendakala – Nur Ismeli
5. Simfoni Hitam – Erma Rosdiana D
6. Pocong PDKT – Ari Keling
7. Hantu Noaka – Nenny Makmun
8. Jabang Merah – Tya Marty
9. Hutang Nyawa – Delia Angela
10.The Guardian – Nelly Gultom
11.Pinjami Aku Tubuh – Tantrini Andang
12. The Perfume – Lina Hardianti
13.Tuyul On Line – Fitria Pratnasari
meskipun naskah di atas dianggap lulus, tetapi peranan Editor Penerbit tetap menjadi keputusan yang mutlak.
bagi yang belum berhasil, tetap semangat ya?
salam karya,
Waduhhh.. rejeki Tuhan memang tidak disangka-sangka. Antologi horor adalah sesuatu yang baru bagiku. Sangat sulit untuk memulai merajut kata-kata yang biasanya kuperuntukkan bagi pembaca anak-anak, menjadi kata-kata “menyeramkan” bagi pembaca yang lebih dewasa… namun syukurlah… usahaku tidak sia-sia.
Meskipun masih menunggu kesepakatan dengan pihak penerbit, paling tidak ini adalah satu langkah kecil lagi yang telah kuukir dalam karir kepenulisanku. May God bless me!